You are currently viewing Apa itu CPM, Tugas, dan Cara Kerjanya dalam Bisnis Online?

Apa itu CPM, Tugas, dan Cara Kerjanya dalam Bisnis Online?

Mengetahui apa itu CPM dalam dunia digital. Mungkin bagi seseorang yang sudah ada pada bidang periklanan mungkin mengenal istilah yang satu ini. Bahkan tidak hanya CPM saja ada juga istilah impresi, impression dan yang lainnya. CPM adalah kependekan dari cost per mille, yakni ukuran seberapa banyaknya iklan yang audience lihat. CPM menjadi salah satu metode yang digunakan dalam tahapan perencanaan dan penjadwalan proyek periklanan. CPM itu sendiri mulai muncul pada tahun 1950-an.

Untuk istilah CPM mungkin tidak asing lagi bagi pengelola proyek. Karena fungsinya yang cukup penting tentu membuat Anda harus tahu CPM dan manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini ada penjelasan yang bisa kami berikan tentang CPM secara jelas. Dimana pengiklan menjalankan iklan CPM dengan penetapan harga yang diinginkan per 1000 iklan. Sehingga akan membayar setiap kali iklan muncul. Mille itu sendiri menjadi istilah untuk menyebut 1000 tayangan dalam bisnis iklan. Berikut ini penjelasannya lebih lengkap.


Ketahui Apa Itu CPM secara Jelas

Istilah CPM menjadi cukup populer di dalam dunia marketing. CPM (cost per mille) adalah jumlah banyaknya iklan yang dilihat oleh audience dengan biaya yang perlu dibayar setiap 1000 kali iklan tayang. Dengan adanya istilah yang satu ini cukup membantu menghitung biaya iklan dalam situs web atau media sosial. CPM itu sendiri menggunakan satu jenis waktu untuk perkiraan penyelesaian sebuah kegiatan. CPM ini juga digunakan dalam setiap kegiatan dan diketahui pasti jangka waktunya.

Dimana tingkat deviasi realisasi penyelesaian dapat diabaikan atau relatif lebih kecil. CPM menjadi salah satu metode media digital yang cukup populer dan banyak dijadikan pilihan. Sehingga Anda bisa membayar dalam akses Ads dan menuntut audience mengakses aplikasi atau website tersebut. Seperti yang sudah sering diketahui jika kini ketika membuka web tentu banyak iklan yang ditampilkan. Inilah yang dimaksud dengan strategi pemasaran online. Untuk itu apa itu CPM bisa Anda jabarkan sendiri jika menjadi suatu hal yang cukup penting dalam strategi pemasaran masa kini.


Dimana CPM Digunakan?

Setelah tahu apa sebenarnya CPM maka Anda juga perlu tahu dimana metode ini biasa digunakan. Sebenarnya metode yang satu ini sudah banyak digunakan dalam dunia periklanan. Baik dari media radio, koran, TV, majalah hingga iklan via online atau media sosial. Hitungan yang digunakan sebagai metrik tolak ukur dalam perhitungan biaya dari iklan itu sendiri. Adapun tujuan mengapa matrik CPM cukup dibutuhkan. Kampanye iklan itu sendiri biasa dikenal dengan nama ads campaign. Dimana mampu menjangkau konsumen potensial pada berbagai lokasi melalui media yang berbeda.

Adanya metode yang satu ini memberikan kemungkinan besar pemasar dalam membandingkan biaya antara media satu dengan yang lainnya. Pemasar iklan tersebut menghitung CPM dengan membaginya bersama biaya kampanye iklan dalam jumlah tayangannya. Hal ini juga tidak bisa dipungkiri jika audience akan memiliki peluang besar untuk melihatnya. Sehingga membuat biaya yang bisa dikeluarkan juga relatif banyak. Untuk itulah mengetahui apa itu CPM dan tugasnya tentu akan membuat Anda lebih memahami cara kerja dalam dunia periklanan.


Cara Kerja CPM (Cost Per Mille)

Cara kerja CPM itu sendiri biasanya digunakan pada iklan media online. Untuk melakukan iklan via online tentu akan banyak ruang yang bisa Anda gunakan mulai dari mesin pencarian, media sosial, situs website hingga aplikasi digital. Jika tidak mungkin Anda memiliki situs website dengan traffic tinggi. Anda bisa memanfaatkannya untuk menjual ruang iklan. Setelah Anda melakukannya penggunaan CPM itu akan sangat dibutuhkan. Dengan CPM perhitungan biaya iklan akan jauh lebih mudah karena menerapkan nilai pasti.

Tidak hanya itu saja, dari pihak pengiklan juga mudah dalam menentukan biaya yang akan dikeluarkan untuk meraih impressions yang diinginkan. Misalnya saja, Ada seseorang yang hendak beriklan pada salah satu website tertentu. Sebagai pengiklan tentu iklan digital tersebut akan meraih 150,000 impressions dengan total biaya Rp 7.500.000. Maka cara kerja CPM atau biaya per 1000 impressions bernilai Rp 50.000. Itulah cara kerja CPM dalam dunia bisnis online.


Langkah-Langkah Penggunaan Metode PCM dalam Proyek

Dalam dunia yang semakin maju seperti saat ini banyak hal memang bisa dilakukan dengan mudah. Apalagi dalam bidang usaha online. Tentunya akan mendapatkan banyak keuntungan dengan berbagai metode modern seperti saat ini. Setelah Anda tahu apa itu CPM dan tugasnya tentu ada langkah-langkah ketika hendak menggunakan metode yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa langkah dalam perencanaan proyek menggunakan metode CPM.


1. Rincian Kegiatan

Langkah awal yang perlu Anda perhatikan ketika hendak menggunakan metode ini yaitu menentukan rincian kegiatan. Dari rincian tersebut harus lengkap mulai dari kegiatan, durasi waktu, dan identifikasi persyaratan sebelumnya yang harus dikerjakan.


2. Perkiraan Waktu

Dalam sebuah kegiatan yang ingin Anda terapkan metode PCM dapatkan penyesuaian waktu yang cepat. Waktu yang akan selesai untuk melakukan kegiatan dapat diestimasi dengan menggunakan perkiraan yang sudah diberikan oleh praktisi. CPM akan menyelesaikan perkiraan waktu oleh sebuah kegiatan.


3. Menentukan Urutan Kegiatan

Untuk langkah selanjutnya setelah tahu apa itu CPM baru Anda menggambarkan urutan kegiatan. Anda harus urutkan kegiatan dari mulai hingga selesai. Sebab relasi antar kegiatan ini akan berpengaruh pada penyelesaiannya. Anda bisa gambarkan urutan menggunakan bentuk jaringan. Anda bisa menggambarkan dengan simbol titik dan busur.


4. Update Diagram CPM

Saat sudah menentukan proses mulai hingga selesai melalui jaringan, Anda juga harus update diagram CPM. Saat proyek sudah berjalan waktu penyelesaian kegiatan dapat diperbarui dengan adanya informasi dan asumsi yang baru. Sehingga sewaktu-waktu akan muncul perubahan bentuk jaringan yang telah berjalan.


5. Identifikasi Jalur Kritis

Jalur kritis itu sendiri merupakan jalur berdurasi panjang dalam sebuah jaringan. Artinya jika kegiatan tersebut sampai pada jalur kritis artinya kegiatan tersebut tertunda. Sehingga waktu penyelesaian proyek secara otomatis juga akan tertunda. Namun pada jalur tersebut masih dapat ditemukan waktu toleransi tanpa menunda penyelesaian proyek secara menyeluruh.

Dalam dunia bisnis online kini banyak hal yang bisa dilakukan dengan adanya perubahan semakin maju. Bahkan untuk menganalisa sebuah iklan di web maupun media sosial pun juga bisa dengan mudah ditentukan biayanya. Kini Marketz.id menjadi salah satu wadah yang bisa membantu Anda dalam dunia digital marketing.

Mampu memberikan perencanaan ide-ide kreatif, strategi digital sehingga akan membantu mensukseskan bisnis Anda. Adapun banyak layanan yang diberikan mulai dari digital advertising, search engine optimization, dan masih banyak yang lainnya. Bahkan Anda akan lebih mudah tahu apa itu CPM, tugas dan langkah dalam sebuah proyek periklanan. Semua akan lebih mudah berjalan dengan urutan dan tujuan yang sudah direncanakan.