ICE BSD, 5 Juni 2026 — Perkembangan artificial intelligence atau AI dalam industri digital marketing menjadi salah satu pembahasan penting dalam Indonesia Digital Marketing Conference 2026 atau IDMC 2026. Dalam acara tersebut, Christian Sotanto, CEO and Co-Founder of Marketz.id, hadir sebagai salah satu pembicara dengan topik “Digital advertising paradox: ketika AI membuat kontrol makin sedikit dan performance makin sulit diprediksi.”
Sesi yang berlangsung sekitar pukul 5 sore ini membahas perubahan besar yang sedang terjadi di dunia digital advertising. Platform iklan seperti Google, Meta, dan berbagai kanal digital lainnya kini semakin banyak mengandalkan AI untuk menjalankan campaign. Mulai dari targeting, bidding, distribusi iklan, hingga optimasi performa, semakin banyak proses yang sebelumnya dikendalikan marketer kini diambil alih oleh sistem otomatis.
Melalui pemaparannya, Christian menyoroti bahwa kemajuan AI membawa dua sisi yang perlu dipahami pelaku bisnis. Di satu sisi, AI membantu mempercepat eksekusi dan mempermudah proses optimasi. Namun di sisi lain, marketer mulai kehilangan sebagian kontrol atas campaign yang dijalankan. Kondisi inilah yang disebut sebagai paradoks dalam digital advertising.
Christian Sotanto Jadi Speaker dan Angkat Isu AI dalam Iklan Digital
Sebagai CEO dan Co-Founder Marketz.id, Christian Sotanto membawakan perspektif praktis dari dunia digital marketing. Dengan passion di bidang sistem, marketing, dan sales, ia menjelaskan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi pendukung, tetapi sudah menjadi bagian dari sistem kerja platform digital saat ini.
Christian juga telah mengeksplorasi AI sejak 2022. Dalam proses tersebut, ia mulai mempelajari dan menggunakan berbagai teknologi AI automation, termasuk Claude, Google Gemini, dan tools AI lainnya. Dari pengalaman tersebut, ia melihat bahwa AI memang dapat membantu bisnis mengeksekusi banyak hal secara lebih cepat, tetapi tetap membutuhkan arahan strategis dari manusia.
Menurutnya, AI sebaiknya dipahami sebagai operator atau eksekutor. AI dapat menjalankan instruksi, mengolah data, dan membantu proses automasi. Namun, AI tidak seharusnya menggantikan peran manusia sebagai strategist. Bisnis tetap harus menentukan arah, tujuan, positioning, target market, dan metrik keberhasilan sebelum menyerahkan proses eksekusi kepada sistem otomatis.
Pesan ini menjadi penting karena banyak bisnis mulai terlalu bergantung pada algoritma. Ketika campaign berjalan kurang stabil, marketer seringkali kesulitan memahami penyebabnya secara detail. Performa bisa naik turun, biaya iklan bisa berubah, dan hasil campaign semakin sulit diprediksi karena banyak keputusan dijalankan oleh machine learning di balik platform.
IDMC 2026 Jadi Ruang Diskusi Tren Digital Marketing
Indonesia Digital Marketing Conference 2026 menjadi ruang diskusi bagi praktisi, pelaku bisnis, dan marketer untuk memahami arah baru industri digital. Event ini menghadirkan berbagai pembahasan seputar tren digital marketing, perkembangan teknologi, perubahan perilaku konsumen, serta dampak AI terhadap strategi pemasaran.
Topik yang dibawakan Christian relevan dengan kondisi yang sedang dihadapi banyak bisnis saat ini. Automasi AI membuat platform iklan terlihat lebih mudah digunakan, tetapi tidak selalu lebih mudah dikendalikan. Marketer tidak lagi bisa hanya mengandalkan optimasi manual seperti mengubah targeting, mematikan ad set, atau menaikkan budget tanpa memahami cara kerja sistem yang lebih besar.
Setelah sesi pemaparan, acara juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atau Q&A. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai cara bisnis beradaptasi dengan platform yang semakin otomatis. Diskusi ini memperlihatkan bahwa isu AI dalam digital advertising bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan strategi bisnis.
Sebagai bentuk apresiasi, setelah sesi selesai juga dilakukan pemberian plakat kepada Christian Sotanto. Momen ini menjadi penanda kontribusi Christian dalam membagikan insight mengenai perubahan penting yang sedang terjadi dalam dunia digital marketing.
Marketz.id Dorong Awareness tentang Era Baru Digital Advertising
Kehadiran Christian Sotanto di IDMC 2026 juga menjadi bagian dari upaya Marketz.id dalam membangun awareness perusahaan sekaligus memberikan pencerahan kepada pelaku bisnis mengenai kondisi platform advertising saat ini.
Sebagai digital marketing agency, Marketz.id melihat bahwa bisnis tidak bisa lagi menjalankan iklan digital dengan pendekatan lama. Ketika platform semakin diautomasi oleh AI, strategi marketing harus semakin kuat. Data harus lebih rapi, creative harus lebih relevan, funnel harus lebih jelas, dan objective bisnis harus ditentukan sejak awal.
Bagi Marketz.id, AI bukan ancaman, tetapi alat bantu yang perlu digunakan dengan tepat. AI dapat membantu mempercepat proses campaign, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada kualitas strategi. Tanpa arah yang jelas, AI hanya akan mempercepat eksekusi dari asumsi yang belum tentu benar.
Melalui topik ini, Marketz.id menegaskan pentingnya keseimbangan antara teknologi dan strategi. Platform boleh semakin otomatis, tetapi kendali utama tetap harus berada pada pemahaman manusia terhadap bisnis, pasar, dan tujuan pertumbuhan.
AI Mengambil Alih Iklan Digital?
Sesi Christian Sotanto di IDMC 2026 memberikan catatan penting bagi pelaku bisnis dan praktisi digital marketing. AI telah mengubah cara digital advertising dijalankan. Automasi membuat eksekusi lebih cepat, tetapi juga membuat kontrol marketer semakin terbatas dan performa campaign semakin sulit diprediksi.
Karena itu, tantangan utama bukan sekadar menggunakan AI, tetapi memastikan AI bekerja berdasarkan strategi yang benar. Di era iklan digital berbasis AI, bisnis yang unggul bukan hanya yang paling cepat mengikuti automasi, tetapi yang mampu mengendalikan arah strategi di balik automasi tersebut.
Bagaimana menurut Anda, apakah AI saat ini lebih banyak membantu atau justru membuat digital advertising semakin sulit dikendalikan?
Bagi bisnis yang ingin mengoptimalkan strategi digital marketing di tengah perubahan platform yang semakin di automasi AI, Marketz.id dapat membantu menyusun strategi campaign yang lebih terarah, berbasis data, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis. Hubungi Marketz.id untuk mulai mengevaluasi dan mengembangkan strategi digital marketing yang lebih efektif.